Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara, atau yang lebih dikenal dengan nama Museum Macan adalah museum pertama di Indonesia yang memiliki koleksi seni modern dan kontemporer. Museum dengan tajuk “Art Turns World Turns” menyajikan banyak karya-karya bukan hanya dari seniman Indonesia, tapi juga karya-karya dari seniman Eropa, China, dan Amerika Utara.

Berkunjung ke museum seni, yang berisi banyak karya-karya seni akan memberi pengalaman tersendiri untuk Anda. Namun, Anda harus memahami bahwa setiap museum punya peraturannya sendiri. Hal ini tentu dimaksudkan agar karya yang ada di dalamnya tetap terjaga dengan baik. Begitu juga saat Anda berkunjung ke Museum MACAN. Ada beberapa aturan yang harus Anda patuhi saat mengunjunginya.

1. Jangan pernah menyentuh karya seni yang dipamerkan

Tidak boleh menyentuh karya seni merupakan peraturan yang paling penting dan harus selalu diperhatikan. Tangan Anda yang bersih sekalipun bisa saja merusak karya seni pada museum tersebut. Meskipun dampaknya memang tidak terlihat langsung, seiring berjalannya waktu akan terjadi perubahan karena reaksi kimia pada permukaan karya seni yang pernah tersentuh tadi. Tentunya Anda ingin semua karya-karya seni tersebut tetap dapat dinikmati oleh generasi sesudah Anda, bukan?

2. Atur ponsel menjadi mode senyap

Bagaimana perasaan Anda apabila saat sedang asik menikmati karya-karya yang dipamerkan, ternyata salah satu ponsel pengunjung yang lain berdering sangat kencang? Tentunya Anda merasa kesal bukan?

Lebih baik, atur ponsel Anda kedalam mode senyap saat memasuki area museum. Selain bisa membuat Anda lebih konsentrasi dalam menikmati karya seni yang ada, ponsel Anda juga tidak akan mengganggu pengunjung lain yang ada disana.

3. Berbicaralah dengan lembut, dan berjalanlah dengan tenang

Pelankan suara Anda, dan berjalanlah dengan tenang saat berada dalam museum. Gunakan sepatu yang senyap dan nyaman. Anda tentunya harus menjaga ketenangan dan kenyaman semua pengunjung yang ada. Jangan membuat gaduh, atau bercanda yang berlebihan.

4. Titipkan tas Anda pada tempat yang disediakan

Hampir semua museum tidak mengizinkan setiap pengunjungnya membawa masuk tas berukuran besar ke dalam galeri mereka. Selain faktor keamanan, tas-tas yang dikenakan bisa saja tanpa sengaja menyenggol atau merusak karya seni yang ada. Titipkan tas Anda, cukup bawa ponsel Anda, kamera kecil dan buku notes bila diperlukan.

5. Tidak diizinkan membawa makanan dan minuman

Tentu saja membawa makanan dan minuman masuk ke dalam galeri seni sangat tidak dianjurkan. Membawa makanan dan minuman bisa berpotensi mengotori galeri atau bahkan mengotori karya seni yang ada. Atur waktu kunjungan Anda agar tidak berbenturan dengan jam makan Anda.

6. Perhatikan larangan dilarang memotret sebelum mengambil gambar

Beberapa karya seni memang dilindungi secara eksklusif oleh pihak museum agar tidak banyak beredar gambarnya. Hal ini berkaitan dengan hak kekayaan intelektual yang coba museum lindungi. Pastikan Anda memperhatikan apakah ada larangan untuk mengambil gambar atau tidak sebelum memfoto.

Mentaati peraturan membuat kunjungan Anda ke musem menjadi lebih nyaman. Jangan sampai Anda ditegur pihak keamanan atau bahkan dikeluarkan dari museum karena melanggar aturan.Untuk Anda yang membawa anak-anak selama kunjungan ke museum, pastikan Anda mengondisikan anak-anak agar juga bisa mengikuti aturan yang ada. Karena pengalaman mengunjungi museum akan menjadi pelajaran berharga untuk anak-anak Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *